Seorang wanita lansia ditemukan tewas setelah menjadi korban tabrak lari di jalur Pantura, tepatnya di Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba, Brebes, pada Selasa (2/6) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Korban, yang belum diketahui identitasnya, diperkirakan berusia 65 tahun.
Menurut keterangan Kapos Gakkum Tanjung Sat Lantas Polres Brebes, Aiptu Teguh Budi Santoso, peristiwa nahas ini terjadi saat korban hendak menyeberang jalan dari arah utara ke selatan. Bersamaan itu, sebuah sepeda motor yang tidak dikenal melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat menuju timur di jalur Pantura tersebut.
Pengemudi sepeda motor tersebut kemudian menabrak korban hingga terpental. Akibat benturan keras, korban mengalami luka parah di bagian kaki dan kepala, yang menyebabkan ia meninggal dunia di lokasi kejadian. Tragisnya, pengendara motor tersebut bukannya memberikan pertolongan, malah langsung tancap gas melarikan diri ke arah timur usai menabrak.
“Korban awalnya hendak menyeberang jalan, kemudian dari barat melaju sepeda motor dan menabrak korban. Tabrak lari, motor kabur setelah menabrak korban,” jelas Aiptu Teguh Budi Santoso saat dikonfirmasi.
Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zaenurrozaq, membenarkan insiden kecelakaan tersebut. Pihaknya kini tengah gencar melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta melacak keberadaan pengemudi sepeda motor yang terlibat dalam tabrak lari ini.
Untuk mengidentifikasi korban, petugas kepolisian akan melakukan pencocokan sidik jari dengan data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil). “Korban tidak memiliki identitas. Saat ini sedang di identifikasi sidik jari untuk dicocokkan dengan Dindukcapil untuk mengetahui identitasnya,” kata AKP Ahmad.
Sementara itu, Kepala Kamar Mayat RSUD Brebes, Tohir, memberikan gambaran ciri-ciri korban. Wanita tersebut memiliki rambut beruban panjang sebahu, kulit sawo matang, dan saat ditemukan mengenakan hijab berwarna hijau. Luka-luka serius ditemukan di kedua kaki dan bagian kepala korban.
