**Polisi Buru Dua Pelaku Pembacokan Remaja di Jalan Gatsu Solo**
Aparat kepolisian dari Polsek Serengan dan Polresta Solo tengah memburu dua orang pria terduga pelaku pembacokan terhadap seorang remaja berinisial R (23). Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Kecamatan Serengan, Kota Solo, pada Jumat (15/5) sekitar pukul 03.30 WIB. Akibat penyerangan itu, korban yang merupakan warga Solo mengalami luka robek sepanjang 10 sentimeter pada paha bagian kanan.
Kasi Humas Polresta Solo, AKP Lingga Ramadhani, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban R sedang berboncengan dengan rekannya, A (25), dari arah utara menuju selatan. Saat melintas di simpang empat Pasar Beling, mereka berpapasan dengan kedua pelaku yang berkendara dari arah barat ke utara. Pelaku mengendarai motor terlalu melebar hingga hampir menyebabkan kecelakaan.
Setelah hampir bertabrakan, kedua pihak sempat saling bertatapan. Korban R dan rekannya memilih mengabaikan ketegangan tersebut dan melanjutkan perjalanan. Namun, kedua pelaku justru mengejar korban hingga ke Jalan Gatsu. Dalam pengejaran itu, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis celurit kecil, lalu mengetuk helm korban sebanyak dua kali dari belakang sebelum akhirnya menyabetkan senjata tersebut ke paha kanan korban.
Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo untuk mendapatkan perawatan medis, kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Serengan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini murni dipicu oleh kesalahpahaman lalu lintas dan bukan merupakan aksi kejahatan jalanan atau "klitih" seperti informasi yang sempat beredar di masyarakat.
Berdasarkan keterangan korban R, kedua pelaku diperkirakan berusia sekitar 25 tahun, mengenakan helm, dan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna putih. Setelah melakukan pembacokan, pelaku tidak langsung melarikan diri, melainkan sempat berhenti di perempatan Singosaren untuk menantang warga sebelum akhirnya kabur ke arah timur.
Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Derry Eko Setiawan, menyatakan bahwa pihaknya bersama unit Reskrim masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku.
Dilansir dari berbagai sumber.
