Panitia kurban di Dusun Krajan, Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, tengah gencar mempersiapkan penyembelihan hewan kurban untuk Iduladha tahun ini. Panitia berencana menyiapkan sekitar 8.000 kupon pengambilan daging, sebuah angka yang mencerminkan skala distribusi yang luas.
Menariknya, Sekretaris Panitia Kurban Krajan, Fauzi Santoso, mengungkapkan bahwa permintaan daging kurban tidak hanya datang dari warga setempat, melainkan juga dari luar daerah, termasuk Wonosobo. Permintaan ini bahkan sudah masuk sejak sebulan lalu. Meskipun demikian, Santoso menegaskan bahwa panitia secara khusus tidak membuka pendaftaran permintaan daging dari luar Banjarnegara.
"Yang permintaan dari luar sudah 1 bulan yang lalu. Kita sih nggak buka sebenarnya. Tapi ya yang minta, kalau yang lewat khususnya Banjar dan Wonosobo, lewat satu pintu, LazisMu," jelas Santoso saat dihubungi pada Senin. Ia menambahkan bahwa ada juga proposal permintaan daging kurban yang langsung masuk ke panitia dari pihak lain.
Santoso menjelaskan, penyaluran daging kurban untuk permintaan dari luar daerah difasilitasi melalui LazisMu. Sementara itu, untuk warga Batur dan sekitarnya, daging kurban akan didistribusikan menggunakan sistem kupon. "Yang sudah dapat kupon nanti mengambil sendiri di gedung Muhammadiyah," tambahnya.
Mengenai jumlah kupon pasti, Santoso mengaku belum bisa menentukan angka final. Namun, ia memperkirakan jumlahnya akan mencapai sekitar 8.000 lembar, merujuk pada data pembagian tahun sebelumnya. Panitia juga memaparkan bahwa kupon yang beredar di Dusun Krajan saat ini disesuaikan dengan jumlah kepala keluarga (KK) dan jiwa di sana. "Kalau di sini kuponnya yang beredar mengikuti jumlah KK, sekitar 1.300-an. Kalau jiwanya hampir 6.000," pungkas Santoso, menandakan bahwa distribusi utama akan menyasar sekitar 1.300 KK atau hampir 6.000 jiwa warga Krajan.
