Setelah mengalami degradasi dari Liga 1 ke Liga 2 pada musim kompetisi ini, manajemen Persis Solo menegaskan bahwa mereka sedang dalam fase pembenahan yang intensif. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk mempersiapkan tim menghadapi tantangan baru di kasta kedua sepak bola Indonesia.
Penurunan kasta tentu menjadi evaluasi besar bagi klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut. Oleh karena itu, berbagai perbaikan fundamental sedang digalakkan demi memastikan Persis Solo dapat tampil kompetitif dan kembali ke performa terbaiknya di masa mendatang.
Dalam upaya menjaga transparansi dan komunikasi dengan basis penggemar yang loyal, pihak manajemen Persis Solo berjanji akan segera menemui suporter. Pertemuan ini dijadwalkan untuk mempresentasikan kesiapan tim dalam menyongsong Liga 2, namun akan dilakukan setelah kerangka tim utama terbentuk secara solid.
Komisaris Persis Solo, Aditya Rimbo, dalam siaran pers yang diterima pada Rabu (3/6/2026), menjelaskan secara rinci langkah-langkah strategis yang sedang ditempuh. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh berbagai pihak, terutama para suporter, terhadap kondisi klub.
Rimbo menekankan bahwa saat ini, tim manajemen sedang bergerak cepat untuk membentuk kerangka tim yang kuat. Fokus utama dari upaya ini adalah pembentukan Divisi Scouting dan Analis, sebuah unit yang dianggap krusial untuk pergerakan manajemen dalam aspek taktikal.
Kehadiran Divisi Scouting dan Analis ini menandai pendekatan yang lebih modern dan terstruktur dalam rekrutmen pemain serta penyusunan strategi pertandingan. Divisi ini akan bertugas menganalisis performa calon pemain, memantau talenta, serta memberikan data-data krusial untuk pelatih dan manajemen.
Dengan demikian, setiap keputusan terkait transfer pemain maupun strategi di lapangan akan didasarkan pada analisis data yang mendalam dan objektif, bukan semata-mata pada intuisi. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan tim yang lebih solid dan sesuai dengan visi permainan yang diinginkan.
Selain fokus pada pembentukan kerangka tim dan divisi teknis, Rimbo juga mengungkapkan bahwa manajemen secara paralel sedang melakukan restrukturisasi internal. Proses ini melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja manajemen sebelumnya.
Restrukturisasi internal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja seluruh elemen di dalam manajemen klub. Setiap departemen akan dinilai dan disesuaikan agar dapat mendukung operasional tim secara optimal, demi tercapainya target-target klub di musim mendatang.
Rimbo juga secara langsung menanggapi berbagai keluhan dan kekhawatiran yang disampaikan oleh suporter. Selama ini, banyak penggemar yang merasa bahwa manajemen belum memberikan langkah konkret yang jelas pasca-terdegradasi, menimbulkan kegelisahan di kalangan mereka.
"Manajemen sangat terbuka atas undangan untuk saling dengar dan berdialog," ujar Rimbo. Namun, ia meminta pengertian agar manajemen diberikan waktu untuk mempersiapkan kerangka tim terlebih dahulu sebelum dapat mempresentasikan kesiapan tersebut kepada rekan-rekan suporter.
Penundaan pertemuan tersebut bukan tanpa alasan. Rimbo menjelaskan bahwa persiapan kerangka tim yang matang akan memastikan bahasan diskusi menjadi lebih terstruktur dan arahnya lebih jelas. Tujuannya adalah agar pertemuan tersebut menghasilkan solusi konkret dan bukan sekadar forum keluhan.
Dia menegaskan komitmen bahwa manajemen terus bekerja keras tanpa henti untuk menyambut kompetisi yang akan datang, dengan segala persiapan yang diperlukan. Fokus utama adalah mengembalikan kejayaan tim di kasta kedua.
Langkah-langkah strategis dan progres yang telah dicapai akan diumumkan secara bertahap kepada publik. Manajemen memilih pendekatan ini untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan adalah akurat, terverifikasi, dan telah melalui proses perencanaan yang matang.
"Mohon maaf jika aktivitas kami belum banyak dipublikasikan, namun sejak libur kompetisi, internal manajemen sudah melakukan pembenahan signifikan," pungkas Rimbo. Ia menambahkan akan segera berkoordinasi dengan elemen suporter untuk mempresentasikan kesiapan ini dan memohon dukungan serta doa agar Persis Solo dapat meraih kebanggaan bersama di musim ini.
