Kades Hoho Bantah Tersangka Pembakar Mobil Pernah Jadi Sopirnya: Tukang Tipu

Mei 21, 2026 | 
[lwptoc]

Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf, membantah pengakuan tersangka berinisial RP yang mengklaim sebagai mantan sopirnya dan membakar mobil miliknya karena dendam pribadi. Peristiwa pembakaran mobil jenis Honda Civic Turbo milik Hoho tersebut terjadi di rumahnya pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 04.10 WIB. Hoho menegaskan bahwa pengakuan pelaku tidak benar dan menuding RP telah merekayasa cerita serta memiliki rekam jejak sebagai penipu.

Hoho menjelaskan bahwa RP sebenarnya adalah kerabat jauh dari pernikahan saudaranya, bukan karyawan yang bekerja di tempatnya. Menurut Hoho, RP sebelumnya merupakan pengemudi truk proyek milik mertuanya pada tahun 2010-an sebelum truk tersebut dijual. Hoho kemudian mengenal RP saat pelaku meminta bantuan untuk mengajukan kredit truk karena nama RP telah masuk daftar hitam (*blacklist*) perbankan. Hoho juga menuding RP kerap melakukan penipuan dan menggadaikan mobil orang lain.

Sebelumnya, pihak kepolisian mengungkapkan motif RP membakar mobil Hoho karena dendam pribadi terkait pembayaran gaji sopir yang diklaim sering terlambat dan harus ditagih terlebih dahulu. Selain itu, RP juga mengaku tidak menyukai konten media sosial TikTok Hoho yang kerap menampilkan kemewahan secara berlebihan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sulit.

Hoho membantah keras tudingan terkait keterlambatan gaji tersebut. Ia menyatakan bahwa pembayaran upah karyawannya dilakukan secara mingguan, bahkan pekerja sering diberikan fasilitas kasbon. Pernyataan Hoho didukung oleh Rois, salah satu sopirnya yang telah bekerja sejak masa ayah Hoho. Rois menegaskan tidak pernah mengalami kendala pembayaran gaji selama bekerja dan menyebut karakter RP memang dikenal arogan serta memiliki rekam jejak yang buruk.

Terkait aksi pelemparan bom molotov yang terekam kamera pengawas (CCTV) tersebut, Hoho menduga ada dalang lain yang menggerakkan aksi pelaku. Ia menilai motif pribadi tidak cukup kuat untuk memicu tindakan brutal tersebut dan meminta pihak kepolisian untuk mengungkap aktor intelektual di baliknya secara tuntas.

Dilansir dari berbagai sumber.

Bantu Vote 5 Bintang Yuks !!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram