Jemaah Haji Kloter Perdana Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air

Juni 3, 2026 | 
[lwptoc]

Para jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) satu Debarkasi Solo akhirnya menjejakkan kaki kembali di Tanah Air. Kedatangan mereka menandai dimulainya fase kepulangan jemaah haji asal Embarkasi Solo setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut rombongan jemaah haji ini mendarat mulus di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali. Momen penting tersebut terjadi pada Selasa malam, tepatnya pukul 20.37 WIB, tanggal 2 Juni 2026.

Kloter perdana ini membawa total 358 jemaah, yang sebagian besar berasal dari Kabupaten Tegal dan sisanya dari Kota Surakarta. Kedatangan mereka disambut dengan suasana haru dan syukur di bandara.

Kepastian jadwal pendaratan pesawat ini dikonfirmasi langsung oleh David Jafar Saputra, yang menjabat sebagai PIC Humas PPIH Embarkasi Solo. Ia menyampaikan bahwa proses kedatangan berlangsung sesuai rencana.

“Alhamdulillah Kloter perdana dari Embarkasi Solo sudah mendarat di Bandara Adi Soemarmo, on schedule sesuai dengan jadwal,” ujar David Jafar Saputra saat ditemui di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, pada Selasa malam itu.

David menambahkan bahwa pesawat bahkan tiba sedikit lebih awal dari waktu yang diperkirakan. “Lebih maju sedikit mendarat di Bandara pukul 20.37 Waktu Indonesia Barat,” jelasnya.

Secara rinci, Kloter 1 ini terdiri dari berbagai elemen. Mayoritas jemaah berasal dari Kabupaten Tegal, dengan jumlah sebanyak 350 orang.

Sementara itu, dua jemaah lainnya merupakan warga Kota Surakarta. Selain jemaah, rombongan ini juga didampingi oleh para petugas pendamping.

Dua orang di antaranya adalah petugas haji daerah, dan empat lainnya adalah petugas kloter yang bertugas mendampingi dan melayani kebutuhan jemaah selama perjalanan.

“Total keseluruhan untuk kloter ini 358 jemaah,” terang David. Namun, jumlah tersebut sebenarnya mengalami sedikit pengurangan dari daftar awal.

David menjelaskan bahwa ada dua jemaah haji yang seharusnya ikut dalam kloter ini tidak dapat kembali. “Berkurang dua karena 2 jemaah haji asal Kabupaten Tegal meninggal di Tanah Suci,” imbuhnya, menyampaikan kabar duka.

Lebih lanjut, David juga menguraikan adanya perbedaan signifikan dalam prosedur kedatangan jemaah haji di Embarkasi Solo tahun ini dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Perubahan ini dirancang untuk efisiensi dan kenyamanan.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya jemaah haji biasanya turun dari pesawat dan langsung diantar menggunakan bus menuju Asrama Haji Donohudan, kini ada tahapan tambahan yang harus dilalui.

“Untuk tahun ini jemaah turun dari pesawat, langsung lewat Garbarata,” kata David, menjelaskan langkah pertama dari proses baru. Setelah itu, mereka langsung diarahkan masuk ke terminal kedatangan Bandara Adi Soemarmo.

Di terminal tersebut, jemaah akan melewati serangkaian pemeriksaan penting. “Terus mengikuti pemeriksaan di sana dari pihak imigrasi, pihak Bea Cukai, dengan beberapa layanan yang cepat,” papar David, menyoroti kecepatan layanan yang diberikan.

Setelah menyelesaikan semua proses administrasi dan pemeriksaan di bandara, barulah para jemaah akan melanjutkan perjalanan. “Terus setelah itu langsung dilanjutkan untuk prosesi penurunan jemaah menuju bus sesuai dengan rombongannya,” tambahnya.

Dari pantauan tim detikJateng di lapangan, rombongan jemaah haji Kloter 1 akhirnya tiba di Asrama Haji Donohudan sekitar pukul 22.20 WIB. Mereka langsung diarahkan menuju gedung Mizdalifah.

Di gedung Mizdalifah, para jemaah akan mengikuti prosesi acara serah terima. Ini merupakan bagian penting sebelum mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang.

Setelah semua prosedur serah terima selesai, barulah jemaah haji akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing, mengakhiri perjalanan ibadah mereka.

Bantu Vote 5 Bintang Yuks !!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram