Fenomena Tak Terduga di Demak: Pria Lansia Kembali Bernapas Jelang Pemulasaran Jenazah

Juni 3, 2026 | 
[lwptoc]

Sebuah kejadian luar biasa baru-baru ini menghebohkan warga di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Seorang pria lansia yang sebelumnya dikabarkan telah meninggal dunia, secara mengejutkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat akan dikafani.

Kisah ini dengan cepat menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, tidak hanya di Demak tetapi juga secara nasional, terutama setelah viral di media sosial.

Salah satu akun Instagram yang pertama kali mengunggah informasi ini adalah @liputanseputar_kebonagung. Unggahan tersebut sontak menarik perhatian ribuan pengguna internet, memicu rasa penasaran dan keheranan publik.

Dalam narasinya, akun tersebut menceritakan detail momen yang tak lazim itu. Disebutkan bahwa warga yang sebelumnya diyakini meninggal dunia tersebut tiba-tiba bangkit saat prosesi pemulasaran jenazah akan dimulai.

Momen paling mengejutkan terjadi ketika warga yang tengah menyiapkan jenazah untuk disucikan dan dikafani melihat mata pria lansia tersebut terbuka dan tangannya bergerak-gerak.

“Lah pas AREP di suceni ndelalah wonge mau mripate melek. Tangane obah, Wong sing dikabarkan Sedo. UJUG-UJUG URIP MANEH,” demikian kutipan takarir dari akun tersebut, yang memperjelas suasana kaget dan tak percaya.

Kebenaran peristiwa langka ini telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang setempat. Kapolsek Kebonagung, Iptu Said Nu'man Murod, membenarkan adanya kejadian yang menggemparkan tersebut.

Kapolsek mengidentifikasi pria lansia yang mengalami fenomena ini sebagai Bapak Suhardi, yang berusia 65 tahun. Beliau adalah warga Desa Klampok Lor, Kecamatan Kebonagung.

Lebih lanjut, Iptu Nu'man menjelaskan bahwa Bapak Suhardi memang telah menderita sakit menahun sebelum peristiwa yang tak terduga ini terjadi, menambah dimensi lain pada kisah tersebut.

Peristiwa mengejutkan itu sendiri terjadi pada hari Selasa, tanggal 2 Juni, pada sore hari. Waktu kejadian yang spesifik ini memberikan konteks kronologis bagi kabar yang menyebar luas.

Sebelum insiden 'hidup lagi' ini, kabar meninggalnya Bapak Suhardi bahkan telah disiarkan secara resmi melalui pengeras suara di masjid setempat, menandakan bahwa komunitas memang telah menganggap beliau wafat.

Warga setempat pun telah bergotong royong melakukan pengurusan jenazah sesuai adat dan syariat. Mereka telah mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk prosesi pemakaman yang akan segera dilaksanakan.

Namun, ketika jenazah Bapak Suhardi hendak disucikan, tepatnya setelah waktu salat Maghrib, hal yang tak disangka-sangka pun terjadi. Jenazah tersebut kembali bernapas, membuat semua yang hadir terkejut.

Kejadian ini segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan medis. Bidan desa setempat segera dipanggil untuk memeriksa kondisi Bapak Suhardi. Hasil pemeriksaan bidan mengonfirmasi bahwa detak jantungnya memang masih ada.

Bapak Suhardi diketahui tinggal berdua bersama istrinya yang juga sudah lansia. Sementara itu, anak-anak mereka berdomisili di luar kota, menambah kerumitan situasi keluarga di tengah kejadian luar biasa ini.

Fenomena ini tentu saja meninggalkan kesan mendalam dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Demak, memunculkan berbagai spekulasi dan rasa takjub akan misteri kehidupan dan kematian.

Bantu Vote 5 Bintang Yuks !!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram