Dusun Krajan di Desa Batur, Kecamatan Batur, Banjarnegara, kembali menjadi sorotan atas semangat berkurban yang luar biasa pada perayaan Idul Adha tahun 2026. Dusun ini tak henti membuat decak kagum lantaran jumlah hewan kurban yang melimpah, bahkan berhasil memecahkan rekor untuk kategori kambing kurban terbanyak.
Kepala Desa Batur, Ahmad Fauzi, mengungkapkan bahwa pada tahun ini, desanya menerima total 52 ekor sapi dan 339 ekor kambing sebagai hewan kurban. "Rekap jumlah kurban tahun 2026 di Krajan ada 52 sapi, 339 kambing, dan 703 sohibul kurban," terang Fauzi dalam pesan singkatnya pada Rabu (27/5/2026). Angka 339 ekor kambing ini mencatatkan rekor baru, melampaui rekor sebelumnya pada tahun 2024 (Idul Adha 1445 Hijriah) yang berjumlah 292 ekor. Sementara itu, rekor kurban sapi tertinggi tercatat pada tahun 2014 (1335 Hijriah) dengan 76 ekor sapi dan 130 ekor kambing.
Fauzi menjelaskan, ratusan hewan kurban tersebut merupakan swadaya murni dari masyarakat Dusun Krajan. Ia mengamati adanya pergeseran tren pada tahun ini, di mana mayoritas warga memutuskan untuk berkurban kambing. "Kalau selama ini (hewan kurban) murni dari masyarakat lokal. Jadi tahun ini ada pergeseran dari sapi ke kambing," jelasnya.
Selain kompak dalam berkurban, warga Krajan juga menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi dalam seluruh proses, mulai dari penyembelihan hingga pengulitan hewan. Dari foto yang diterima dari Ahmad Fauzi, tampak warga berkumpul ramai di sepanjang jalan dusun, sibuk menguliti sejumlah hewan kurban yang telah disembelih. Rangkaian bambu dan besi didirikan di pinggir jalan untuk menggantung hewan-hewan kurban dengan posisi kepala di bawah, mempermudah proses pengupasan kulit sapi dan kambing. Pemandangan indah bentangan sawah dan gunung turut melengkapi suasana kebersamaan warga.
Mengingat melimpahnya daging kurban di Krajan, Ahmad Fauzi menegaskan bahwa pihaknya juga melayani distribusi daging hingga ke luar wilayah Banjarnegara. "Seperti di tahun-tahun sebelumnya kita distribusikan. Selain untuk warga lokal, untuk warga di luar wilayah sampai luar kabupaten, ada dari Wonosobo, Batang, Pekalongan, Purbalingga," ungkapnya. Proses penyembelihan dilakukan serentak pada Rabu (27/5), dan pengumpulan dagingnya dilaksanakan di gedung Muhammadiyah setempat.
