Percobaan Pembakaran Rumah di Demak Viral, Polisi Buru Pelaku Bertopeng

Juni 5, 2026 | 
[lwptoc]

Sebuah video yang memperlihatkan dugaan percobaan pembakaran sebuah rumah di wilayah Demak oleh orang tak dikenal (OTK) telah menyebar luas di media sosial, memicu kekhawatiran publik. Pihak kepolisian kini tengah serius memburu pelaku di balik insiden yang meresahkan tersebut.

Rekaman kejadian ini, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infosemarangduaempatjam, dengan cepat menarik perhatian warganet. Unggahan tersebut mengindikasikan bahwa peristiwa ini merupakan upaya pembakaran rumah milik seorang warga, yang disebut sebagai Bapak Darko, dan menyebabkan kegemparan di kalangan masyarakat setempat.

Peristiwa mengejutkan itu dikabarkan berhasil terekam jelas oleh kamera pengawas CCTV, yang kemudian videonya menjadi viral di berbagai platform daring.

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Arlan Budi Kusuma, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurut penjelasannya, kejadian nahas itu berlangsung di Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen, Demak, pada hari Selasa (2/6) malam, menjelang tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB.

Tim kepolisian tidak membuang waktu. Anggota Polres Demak segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada dini hari Rabu (3/6), tak lama setelah peristiwa itu dilaporkan.

Dalam rekaman CCTV yang beredar luas, terlihat jelas sosok seorang pria yang diduga sebagai pelaku. Pria tersebut tampak mengenakan jaket berwarna biru gelap yang menutupi tubuhnya.

Ia juga mengenakan celana berwarna biru muda dan sepasang sandal berwarna putih. Ciri khas yang paling menonjol dari pelaku adalah penutup wajah atau sebo berwarna hitam yang ia gunakan untuk menyembunyikan identitasnya.

Dengan tangan kirinya, pria misterius itu menenteng sebuah botol yang berisi cairan. Ia berjalan mendekat ke arah teras rumah korban dengan langkah yang terkesan tergesa-gesa namun terencana.

Tanpa ragu, pelaku langsung menyiramkan cairan dari botol yang dibawanya ke area teras rumah. Cairan tersebut mengenai bagian meja dan kursi yang tertata di sana, menandakan niatnya untuk melakukan pembakaran pada area tersebut.

Setelah yakin cairan telah membasahi objek yang dituju, pelaku kemudian menyulutnya menggunakan korek api yang telah ia persiapkan. Dalam hitungan detik, api pun langsung menyala dan membesar di teras rumah.

Melihat api sudah berkobar cukup besar, pria itu tidak berlama-lama di lokasi. Ia segera berbalik badan dan melarikan diri dari tempat kejadian perkara dengan cepat, meninggalkan api yang mulai membesar.

Suara mesin motor yang di-starter terdengar tak lama setelah pelaku kabur. Diduga kuat, suara tersebut berasal dari kendaraan yang digunakan oleh pelaku untuk melarikan diri, mempercepat proses pelariannya dari lokasi kejadian.

Beruntungnya, kobaran api yang sempat dinyalakan oleh pelaku dengan cepat mengecil dan akhirnya padam. Tak lama berselang, terdengar pula suara teriakan warga yang mungkin telah menyadari insiden tersebut atau datang setelah api berhasil dipadamkan.

AKP Arlan Budi Kusuma menegaskan bahwa saat ini pihak kepolisian, khususnya Polres Demak, sedang gencar melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus percobaan pembakaran ini. Fokus utama mereka adalah mengidentifikasi dan menangkap pelaku secepatnya.

“Benar, peristiwa itu terjadi dan anggota sudah langsung cek ke TKP. Saat ini kami sedang memburu pelaku,” ujar Arlan, menunjukkan keseriusan pihak berwajib dalam menindaklanjuti kasus ini.

Dalam upaya penyelidikan, polisi telah mengambil langkah-langkah konkret. Pihaknya telah meminta keterangan dari korban yang rumahnya menjadi sasaran percobaan pembakaran, serta sejumlah saksi yang mungkin memiliki informasi relevan.

Selain itu, rekaman CCTV dari lokasi kejadian dan area sekitarnya juga telah diperiksa dengan seksama untuk mencari petunjuk tambahan. Barang bukti yang ditemukan di TKP juga telah diamankan untuk dianalisis lebih lanjut.

Namun, hingga kini, jenis cairan yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan percobaan pembakaran tersebut masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengidentifikasi kandungan cairan tersebut.

Arlan juga menambahkan bahwa kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden ini tidak terlalu parah. “Yang terbakar itu kursi-kursi di teras rumah, belum sampai membakar rumah secara keseluruhan,” pungkasnya, memberikan gambaran mengenai skala insiden ini.

Bantu Vote 5 Bintang Yuks !!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram