Bocah TK Ditemukan Meninggal di Selokan Demak, Diduga Akibat Epilepsi Kambuh

Juni 3, 2026 | 
[lwptoc]

Warga Desa Mlaten, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, dikejutkan oleh sebuah kabar duka yang menyayat hati pada hari Selasa.

Wilayah permukiman mereka menjadi saksi bisu penemuan jenazah seorang anak perempuan.

Bocah mungil tersebut ditemukan tak bernyawa di dalam selokan, memicu keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat setempat.

Identitas korban kemudian terungkap. Ia adalah AFK, seorang anak berusia enam tahun.

AFK diketahui masih aktif menempuh pendidikan di bangku taman kanak-kanak, menambah kepiluan atas peristiwa ini.

Penemuan tragis ini terjadi setelah AFK seharusnya pulang dari sekolahnya.

Peristiwa pilu ini pertama kali dilaporkan kepada pihak Kepolisian Sektor Mijen sekitar pukul 11.30 WIB.

Plh Kapolsek Mijen, Iptu Moh Alim, membenarkan laporan yang masuk mengenai insiden tersebut.

Awal mula kejadian bermula dari kecurigaan orang tua korban.

Mereka mulai merasa khawatir karena putri mereka tak kunjung pulang ke rumah, padahal waktu sekolah telah usai.

“Anak sekolah umur 6 tahun itu berangkat sekolah pagi, kok terus siang ditunggu orang tuanya kok enggak pulang-pulang,” ujar Iptu Alim saat dihubungi.

Kekhawatiran tersebut mendorong upaya pencarian, atau setidaknya penantian yang penuh cemas dari pihak keluarga.

Keberadaan korban di selokan kemudian terungkap berkat seorang saksi mata yang kebetulan melintas.

Saksi tersebut, yang sedang melintasi area tersebut, melihat sesuatu yang aneh dan mencurigakan di dalam selokan.

Matanya menangkap adanya sehelai kain yang tampak mengambang di permukaan air selokan tersebut.

“Ada saksi yang waktu itu lewat di jalan yang dilalui anak itu, di dekat selokan itu ada kayak kain yang mengambang di atas selokan itu,” jelas Iptu Alim.

Rasa penasaran mendorong saksi untuk mendekat dan memastikan apa yang sebenarnya dilihatnya.

Betapa terkejutnya saksi ketika menyadari bahwa “kain” yang mengambang itu ternyata adalah sosok manusia.

Dengan panik, saksi tersebut sontak berteriak meminta pertolongan dari warga sekitar.

Saksi lainnya kemudian ikut memeriksa dan membenarkan bahwa yang ditemukan adalah jenazah seorang anak kecil.

Lokasi selokan tempat AFK ditemukan tewas tidak jauh dari kediamannya. Ini menambah rasa sedih atas kejadian tersebut.

Iptu Alim menuturkan, jarak antara selokan tersebut dengan rumah korban diperkirakan hanya sekitar 100 meter.

Pihak kepolisian memiliki dugaan awal yang kuat mengenai penyebab kematian AFK.

Diduga kuat, korban mengalami kekambuhan epilepsi saat sedang dalam perjalanan, entah itu pulang atau pergi sekolah.

Kondisi tersebut kemungkinan menyebabkan AFK kehilangan keseimbangan, terpeleset, dan terjatuh ke dalam selokan yang berisi air.

Posisi tubuhnya saat ditemukan adalah tertelungkup, mengindikasikan kemungkinan kesulitan untuk bangun atau menyelamatkan diri.

“Kemungkinan itu pas pulang, di pinggir jalan itu kan kambuh epilepsinya, karena ada riwayat epilepsi, kemudian terpeleset,” terang Iptu Alim.

“Posisi tertelungkup (saat ditemukan),” tambahnya, memberikan detail kondisi penemuan jenazah.

Pemeriksaan awal oleh tenaga kesehatan juga telah dilakukan di lokasi kejadian untuk mengumpulkan informasi.

Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban AFK.

Ini semakin memperkuat dugaan bahwa kematian AFK murni disebabkan oleh faktor medis dan insiden kecelakaan yang tragis.

Namun, ada satu hal yang masih menjadi pertanyaan dan belum dapat dipastikan oleh pihak berwenang.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah AFK sempat tiba di sekolahnya pada pagi hari itu sebelum kejadian.

Atau, apakah insiden tragis ini terjadi saat ia dalam perjalanan menuju sekolah, atau justru saat dalam perjalanan pulang ke rumah.

“Kita belum ngecek ke sekolahnya tadi (apakah korban sempat sampai ke sekolah atau tidak),” pungkas Iptu Alim, mengindikasikan bahwa penyelidikan masih terus berjalan.

Kasus ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga AFK dan seluruh masyarakat Desa Mlaten.

Mereka berharap kejelasan penuh dapat segera terungkap mengenai penyebab pasti kepergian AFK yang begitu mendadak.

Bantu Vote 5 Bintang Yuks !!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram