Malam haru menyelimuti Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Selasa (2/6/2026), saat rombongan jemaah haji kloter pertama Debarkasi Solo tiba kembali di tanah air. Tepat sekitar pukul 22.20 WIB, para jemaah memijakkan kaki di Kompleks Asrama Haji, menandai berakhirnya perjalanan spiritual mereka di Tanah Suci. Kedatangan mereka disambut dengan suasana penuh syukur dan kelegaan.
Begitu turun dari bus dan sebelum memasuki gedung Muzdalifah untuk prosesi serah terima, banyak jemaah tak kuasa menahan haru. Beberapa di antaranya langsung melakukan sujud syukur di tanah, sebuah ekspresi mendalam atas keselamatan dan kelancaran ibadah haji yang telah mereka tunaikan. Momen emosional ini terlihat pada pasangan suami istri Imam Subahi (53) dan Hamidah (49) yang turut bersujud.
Imam Subahi mengungkapkan rasa syukurnya yang teramat dalam bisa kembali ke tanah air setelah menjalankan ibadah haji. Menurutnya, pengalaman selama di Tanah Suci sungguh luar biasa, dan yang paling penting, seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji berjalan dengan sangat lancar. Ia juga tak lupa menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas pelayanan prima yang diberikan kepada seluruh jemaah.
Pria berusia 53 tahun itu menjelaskan bahwa sujud syukur yang dilakukannya bersama sang istri adalah wujud terima kasih kepada Tuhan dan bentuk kebahagiaan atas tuntasnya seluruh prosesi haji. "Alhamdulillah, perjalanan dari berangkat hingga kembali ke Donohudan ini berjalan selamat dan lancar," tutur Imam Subahi, menggarisbawahi rasa syukurnya yang mendalam.
Selain ungkapan syukur, pemandangan menarik lainnya adalah oleh-oleh yang dibawa para jemaah. Banyak di antara mereka terlihat membawa boneka unta, mulai dari ukuran kecil hingga besar, sebagai cenderamata khas dari perjalanan mereka. Karta, seorang jemaah asal Kabupaten Tegal, mengaku membeli delapan boneka unta saat berada di Madinah, khusus untuk cucu-cucunya.
Ani Nurmah (40), jemaah haji lainnya, juga tampak menenteng boneka unta berukuran cukup besar. Ia bercerita telah membeli lima boneka unta; empat di antaranya sudah dikirim lebih dulu melalui jasa pos demi menghindari potensi kendala saat pemeriksaan di bandara, sementara satu dibawa langsung sebagai oleh-oleh untuk anaknya. Ani pun tak dapat menyembunyikan kebahagiaan dan rasa bangganya karena ibadah haji berjalan lancar dan ia dapat kembali dengan selamat.
Kedatangan para jemaah haji kloter pertama ini turut disambut langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Dalam sambutannya, Gubernur Luthfi mengucapkan terima kasih dan selamat datang kembali di Tanah Air kepada seluruh jemaah. Beliau menekankan bahwa para jemaah adalah duta masyarakat Indonesia, khususnya perwakilan dari Provinsi Jawa Tengah.
Gubernur Luthfi melanjutkan sambutannya dengan memanjatkan doa agar ibadah haji yang telah ditunaikan menjadi haji yang mabrur, diterima oleh Allah SWT, serta membawa berkah bagi diri jemaah dan keluarga. Ia juga berharap agar jemaah senantiasa diberikan kesehatan, memiliki kesempatan untuk kembali menunaikan haji kedua kalinya, dan yang tak kalah penting, dapat menjadi teladan serta mewarnai kehidupan di lingkungan rumah dengan ibadah yang lebih rajin.
