Jalan Randublatung-Cepu di Blora Segera Diperbaiki, Pemprov Jateng Siapkan Anggaran Rp 5,2 Miliar Lebih

Juni 3, 2026 | 
[lwptoc]

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memastikan akan segera melaksanakan perbaikan pada ruas Jalan Randublatung-Cepu yang mengalami kerusakan parah di Kabupaten Blora. Untuk mendukung penanganan jalan vital ini, Pemprov Jateng telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,276 miliar yang akan direalisasikan pada tahun 2026. Proyek perbaikan ini kini telah memasuki tahapan pelelangan, dengan fokus utama pada area yang rusak berat di wilayah Desa Kediren, Kecamatan Randublatung.

Kepastian mengenai perbaikan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, di Kota Semarang pada Senin, 1 Juni 2026. Henggar menjelaskan bahwa sesuai arahan dari Gubernur, desain teknis perbaikan akan dievaluasi ulang. Tujuannya adalah untuk memperpanjang cakupan ruas jalan yang akan diperbaiki, guna memastikan penanganan yang lebih komprehensif terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu merupakan bagian integral dari upaya berkelanjutan Pemprov Jateng dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Blora. Sebelumnya, pada tahun 2025, Pemprov Jateng telah berhasil menangani ruas Singget-Doplang-Cepu sepanjang 2,611 kilometer yang melintasi Desa Petak, Desa Dinding, dan Desa Betekan. Proyek tersebut menelan anggaran sebesar Rp 19,92 miliar, menunjukkan komitmen serius pemerintah provinsi terhadap pemerataan pembangunan infrastruktur.

Secara keseluruhan, sepanjang periode 2025 hingga 2026, Pemprov Jateng telah menganggarkan dana sebesar Rp 45,86 miliar. Anggaran ini ditujukan untuk perbaikan total 101,5 kilometer jalan provinsi di Kabupaten Blora. Selain mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jateng, pemerintah provinsi juga aktif mengupayakan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Saat ini, tiga ruas jalan di Kabupaten Blora telah diusulkan untuk masuk dalam program IJD, termasuk pengajuan dana senilai Rp 46,6 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun 2026 untuk percepatan penanganan ruas Singget-Doplang-Cepu.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya respons cepat dari seluruh jajaran pemerintah daerah terhadap setiap keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur. Menurutnya, laporan dan keluhan yang ramai dibahas di media sosial harus menjadi bahan evaluasi agar pemerintah semakin responsif terhadap kebutuhan warganya. Luthfi menegaskan bahwa perbaikan jalan harus dikerjakan secara profesional dan tidak asal-asalan, dengan memprioritaskan ruas jalan yang mengalami kerusakan berat agar tidak mengganggu mobilitas. Ia juga meminta seluruh pihak terkait mengawal serius usulan bantuan dari pemerintah pusat, sekaligus menyampaikan apresiasi atas kritik dan masukan dari masyarakat sebagai pendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Bantu Vote 5 Bintang Yuks !!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram