Pemerintah Kabupaten Boyolali tengah bersiap menyelenggarakan berbagai acara meriah dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-179 yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2026. Perayaan tahunan ini tidak hanya diisi dengan upacara seremonial, tetapi juga beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari seni budaya, kuliner, olahraga, hingga kegiatan sosial. Puncak kemeriahan dijadwalkan akan diisi dengan Boyolali Night Carnival dan Festival Soto Nusantara, diharapkan mampu menarik ribuan pengunjung.
Ketua Panitia Hari Jadi ke-179 Boyolali, Syawalludin, mengungkapkan bahwa tema perayaan tahun ini adalah "Boyolali Bersolek, Merawat Tradisi dan Memoles Potensi". Tema ini memiliki makna mendalam. "Boyolali Bersolek" tidak hanya mengacu pada upaya mempercantik kota secara fisik, melainkan juga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik. Sementara itu, "Merawat Tradisi" menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai luhur seperti gotong royong, toleransi, kerukunan, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Terakhir, "Memoles Potensi" merupakan ajakan untuk mengoptimalkan sektor-sektor unggulan Boyolali seperti peternakan, pertanian, UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata agar semakin kompetitif di masa depan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Boyolali, Budi Prasetyaningsih, menjelaskan bahwa rangkaian acara sudah dimulai pada Kamis, 4 Juni. Kegiatan diawali dengan acara khataman Al-Quran yang bertempat di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali. Malam harinya, semangat kebersamaan dilanjutkan dengan kirab obor dan niti tilas dari Rumah Dinas Bupati menuju Kali Gede, yang diikuti oleh 22 camat dari seluruh Kabupaten Boyolali. Esok harinya, Jumat, 5 Juni 2026, agenda akan dilanjutkan dengan ziarah ke makam Ki Ageng Pandanaran, diikuti dengan pembukaan Merbabu Art Festival (Merbabu Art Fest) 2026 yang akan menampilkan berbagai karya seni dan kreativitas.
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah Kirab Budaya dan Boyolali Night Carnival yang akan menjadi puncak kemeriahan pada Sabtu, 13 Juni 2026. Acara spektakuler ini diprediksi akan menjadi daya tarik utama bagi ribuan pengunjung. Boyolali Night Carnival dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai, dengan rute yang membentang dari Rumah Dinas Bupati ke arah timur melalui Jalan Merbabu, lalu masuk ke Jalan Pandanaran di Simpang Siaga, dan berakhir di Pandan Alas atau perempatan Seiko. Setiap kecamatan diwajibkan mengirimkan satu kontingen yang terdiri dari minimal 30 hingga maksimal 60 peserta, menjanjikan parade yang penuh warna dan kreasi.
Selain kemeriahan karnaval malam, agenda kuliner tak kalah menarik, yakni Festival Soto Nusantara. Acara ini akan dihelat di kawasan Patung Susu Murni Boyolali, menampilkan kekayaan kuliner soto khas Indonesia. Pengunjung dapat menikmati berbagai varian soto, mulai dari Soto Boyolali yang legendaris, Soto Sokaraja, Soto Lamongan, hingga beragam soto lainnya dari berbagai daerah di Nusantara. Rangkaian perayaan Hari Jadi ke-179 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga momentum bagi masyarakat Boyolali untuk bersatu, merawat identitas budaya, serta mengoptimalkan potensi daerah demi kemajuan bersama.
