Terungkap Motif Tak Biasa Pria Masuk Rumah di Banyumas: Cari Pakaian Dalam Wanita, Berakhir Mediasi

Mei 31, 2026 | 
[lwptoc]

Seorang pria berinisial AD (28) sempat menggemparkan warga Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, pada Kamis (28/5) dini hari. Ia tepergok masuk ke dalam sebuah rumah sekaligus tempat kos dan nyaris menjadi sasaran amuk massa sebelum berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Motif di balik aksinya terbilang tak biasa, bukan untuk mencuri barang berharga, melainkan mencari pakaian dalam perempuan di jemuran.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 01.50 WIB, petugas piket Polsek Kembaran menerima laporan dari warga mengenai adanya orang mencurigakan yang memasuki rumah milik SS (46). Kapolresta Banyumas Kombes Petrus Silalahi menjelaskan bahwa anggota yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi kejadian.

"Setibanya di TKP, anggota mendapati warga sudah berkerumun dan terduga pelaku telah diamankan. Petugas langsung memberikan imbauan agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan di luar hukum," kata Petrus dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku AD yang merupakan warga Kecamatan Sokaraja ini diduga masuk tanpa izin dan sempat naik ke lantai dua bangunan. Kejadian bermula saat korban SS mendengar suara mencurigakan dari dalam rumah. Setelah memeriksa, korban menemukan keberadaan pelaku dan segera meminta bantuan warga sekitar, yang kemudian berhasil mengamankan AD sebelum sempat melarikan diri.

Pendalaman lebih lanjut oleh polisi mengungkap fakta mengejutkan. Petugas tidak menemukan indikasi bahwa pelaku berniat mengambil barang berharga milik korban. "Berdasarkan keterangannya, pelaku masuk bukan untuk mencuri barang berharga, melainkan mencari pakaian dalam perempuan di jemuran untuk dilihat dan difoto," jelas Petrus.

Selain itu, polisi juga menemukan informasi bahwa AD diduga memiliki riwayat gangguan perilaku yang telah berlangsung cukup lama dan pernah menjalani pemeriksaan medis, meskipun penanganannya tidak berlanjut.

Meskipun sempat menimbulkan keresahan, tidak ada kerugian materiil dalam insiden ini. Kasus akhirnya diselesaikan melalui jalur mediasi yang melibatkan korban dan keluarga pelaku. "Setelah dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan kerugian materiil, kedua belah pihak sepakat menempuh jalur damai," pungkasnya. Sebagai bentuk pembinaan, pelaku AD telah membuat surat pernyataan dan diwajibkan untuk menjalani wajib lapor setiap hari Kamis.

Bantu Vote 5 Bintang Yuks !!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram