Purbaya Tebar 'Surat Cinta' ke Wajib Pajak demi Kejar Target Pajak Rp2.076 Triliun

November 15, 2025, | 
[lwptoc]

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggalang strategi intensif untuk mengejar target penerimaan pajak tahun 2025 sebesar Rp2.076,9 triliun. Salah satu pendekatan unik yang diusung adalah pengiriman 'surat cinta' kepada wajib pajak yang belum memenuhi kewajiban perpajakannya.

Strategi Pendekatan Lembut
Dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2025), Purbaya mengungkapkan bahwa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan mengirimkan surat permintaan penjelasan data dan keterangan (SP2DK) atau surat teguran penyampaian SPT Tahunan.

"Ada beberapa yang belum bayar secara penuh, akan kita approach. Akan kita datangi, supaya mereka bayar pajak tepat waktu. Kita akan kirimkan surat cinta ke mereka," tegas Purbaya dengan gaya khasnya yang diplomatis.

Pengejaran Tunggakan Inkracht
Selain pendekatan preventif, Purbaya juga fokus mengejar tunggakan pajak berstatus inkracht yang mencapai Rp60 triliun dari 200 wajib pajak. Namun, realisasi penagihan masih perlu proses bertahap.

"Kita kumpulkan terus, kan target Rp50 triliun, tapi nggak bisa langsung ya, ada yang dicicil dan segala macam. Sampai sekarang baru terkoleksi Rp8 triliun," ungkap Purbaya.

Realitas Penerimaan Pajak Hingga Triwulan III
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan pajak hingga akhir September 2025 menunjukkan:

  • Pencapaian: Rp1.295,3 triliun
  • Persentase: 62,4% dari outlook APBN 2025
  • Tren: Turun 4,4% dibanding periode sama 2024 (Rp1.354,9 triliun)

Strategi Komprehensif
Purbaya menegaskan bahwa segala upaya akan dikerahkan untuk optimalisasi penerimaan pajak. "Segala effort akan dikerahkan untuk yang belum bayar pajak, (supaya) bayar pajak sesuai aturan," tegasnya.

Kepercayaan pada Kesehatan APBN
Meski menghadapi tantangan dalam penerimaan pajak, Purbaya menyatakan keyakinannya terhadap kondisi APBN. "Kita sudah hitung semulanya, kira-kira yang paling penting ya, defisitnya masih di bawah 3 persen, terjaga dengan baik," tutupnya.

Strategi 'surat cinta' ini menjadi bagian dari pendekatan baru Kemenkeu di bawah kepemimpinan Purbaya yang berusaha menggabungkan teguran administratif dengan pendekatan persuasif, mencerminkan gaya kepemimpinannya yang teknokratis namun humanis.

Bantu Vote 5 Bintang Yuks !!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram