SOLO - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat bersiap menggelar Hajad Dalem Jumeneng Dalem Nata Binayangkare SISKS Pakoe Boewono XIV pada Sabtu (15/11/2025). Prosesi penobatan Raja Paku Buwono XIV ini akan melibatkan rangkaian upacara adat sakral dan diakhiri dengan Kirab Agung.
Ketua Pelaksana Acara, GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, menjelaskan rangkaian acara dimulai Sabtu Legi, Jumadil Awal Dal 1958 atau bertepatan dengan 15 November 2025. "Upacara akan dimulai pukul 10.00 WIB dengan prosesi internal di Ndalem Ageng Prabu Suryoso yang bersifat sangat sakral dan tertutup untuk umum," ujar GKR Timoer dalam konferensi pers di Keraton Solo, Jumat (14/11/2025).
Prosesi dilanjutkan menuju Siti Hinggil pukul 10.49 WIB, dengan perkiraan PB XIV tiba pukul 11.05 WIB. "Nanti beliau akan jumeneng [bertakhta] di Bangsal Manguntur Tangkil," tambah GKR Timoer.
Setelah resmi bertakhta, PB XIV akan mengucapkan Sabda Dalem (Sumpah Raja) yang ditandai dengan dibunyikannya Gamelan Monggang sebagai bentuk penghormatan.
Puncak acara berupa Kirab Agung akan berlangsung mulai pukul 11.50 WIB. Raja akan mengenakan busana kebesaran Takwo dan menaiki kereta pusaka Garuda Kencana. "Kirab akan dimulai pukul 12.00 WIB dari Sasono Sumeno dengan rute mengelilingi benteng keraton," jelas GKR Timoer.
Rute kirab meliputi Alun-alun Lor, Gladak, Telkom, Loji Wetan, Perempatan Baturono, Gemblegan (Kusuma Sari Nonongan), dan kembali ke alun-alun. "Rute tersebut dipilih karena memiliki makna filosofis, mengelilingi tembok Benteng Keraton Surakarta," imbuhnya.
Rombongan kirab diperkirakan kembali ke keraton sekitar pukul 14.00 WIB, diikuti kerabat keraton termasuk saudari raja, gusti sepuh, serta cucu-cucu PB XII dan PB XIII yang akan menunggang kuda.
