Taman New Balekambang Tawangmangu, Wisata 1001 selfie

 Di Tawangmangu Karanganyar terdapat wisata baru yang sedang populer. Wisata tersebut yaitu Taman New Balekambang Tawangmangu .Lokasi nya berada di Jl Balekambang Kalisoro Tawangmangu. Tempat ini adalah tempat yang cocok untuk rekreasi keluarga dan tempat hunting foto yang asik. Jadi kalau anda sedang berwisata ke daerah Tawangmangu Karanganyar, jangan lewatkan salah satu wisata keren ini.

Di sini saya akan memberikan gambaran pada anda seperti apa sih Taman New Balekambang itu, fasilitas apa saja yang ada di sini, berapa harga tiket masuknya, dan beberapa tips untuk anda jika akan mengunjungi wisata baru ini. Jadi anda tidak perlu ragu lagi jika ingin mengunjungi Wisata Taman New Balekambang karena sudah memiliki gambaran tentang tempat ini.

Transformasi dari Balekambang menjadi New Balekambang

Wisata New Balaikambang Tawangmangu ini merupakan wisata baru yang berada di Tawangmangu.  Dahulu nya wisata ini bernama Balaikambang. Fasilitas di dalamnya hanya berupa lapangan tenis, paintball, kolam renang dan permainan lainnya. Wahana dan permainan yang ada pada saat itu kurang diminati oleh pengunjung. Namun pada tahun 2015, terjadi perubahan dan pembaharuan pada Balaikambang Tawangmangu ini..

 Tempat yang awalnya berupa lapangan tenis dan wahana permainan lainnya diubah menjadi wahana yang baru. Dan berubah nama menjadi New Balaikambang Tawangmangu. Wahana ini berisi Taman Miniatur Ikon Dunia. Awalnya di wahana baru ini terdapat 7 miniatur keajaiban dunia. Namun terus dilakukan penambahan. Sehingga banyak miniatur keajaiban dunia di sini. Apalagi bagi kalian yang menyukai hunting foto. Tempat ini sangat cocok untuk anda kunjungi. Dan Taman New Balaikambang ini tidak akan terasa membosankan karena  terus dilakukan penambahan miniatur ikon dunia di sini.

Lokasinya yang strategis menyebabkan New Balaikambang Tawangmangu ini memiliki banyak pengunjung setiap harinya. Perpaduan nuansa alam dan modern juga menambah daya tariknya.

Taman Miniatur Ikon Dunia

 Taman New Balekambang Tawangmangu ini mengusung tema wisata 1001 selfie. Jadi kamu bisa berselfie ria dengan banyak background foto keren. Anda tidak perlu berkeliling dunia untuk dapat berfoto dengan ikon dunia. Cukup datang ke Taman New Balekambang ini. Anda dapat berfoto dengan miniatur ikon – ikon dunia. Keren bukan.

Di sini kita akan menemui miniatur –  miniatur ikon dunia seperti Colloseum, menara Eiffel, Patung Spinx, Candi Borobudur, Menara Pisa, Hollywood, Tembok besar China, Patung Merlion Singapura, Monument Art de Triomphe dan masih banyak lagi.

Namun Taman Miniatur Ikon Dunia ini kurang begitu luas, dan jika anda berfoto di salah satu miniatur, miniatur – miniatur lainnya akan ikut keliatan dalam foto anda tersebut. Jadi anda harus pintar – pintar dalam memilih angle foto agar anda bisa mendapatkan foto yang bagus.

Fasilitas lain yang ada di Taman New Balekambang

  1. Area Outbond
  2. Flying Fox
  3. Paint Ball
  4. High Rope
  5. Warung Makan
  6. Area Bermain Anak
  7. ATV
  8. Skuter
  9. Toilet
  10. Dan masih banyak lagi

HTM (Harga Tiket Masuk) Taman New Balekambang

  • Untuk hari biasa, HTM nya 12.000/orang
  • Jika wekeend atau hari besar seperti hari lebaran maupun momen natal, HTM nya 15.000/orang
  • Namun jika anda ingin bermain Flying fox, high rope, paint ball dan ingin menaiki skuter, sepeda lipat dan ATV, anda akan dikenai biaya tambahan.

Tips untuk anda yang ingin berlibur ke Taman New Balekambang

  1. Jika kamu ingin datang ke sini, saya rekomendasikan di saat suasana cerah atau pada musim kemarau. Agar anda dapat menikmati liburan anda dengan nyaman dan tidak terganggu oleh hujan. Karena di sini juga sangat minim tempat untuk berteduh.
  2. Wisata ini sangat cocok bagi kalian yang menyukai hunting foto.
  3. Cocok untuk tempat anda berlibur bersama keluarga.
  4. Karena jarak antar ikon miniatur dunia nya sangat dekat. Maka anda harus pintar – pintar mendapat kan angle foto agar bisa mendapatkan foto yang bagus .
  5. Bawalah kamera maupun hp dengan kualitas kamera yang bagus, agar dapat mengabadikan setiap momen dengan hasil yang memuaskan.

Jam Buka taman Balekambang

Taman New Balaikambang ini buka dari jam 8 pagi sampai dengan jam 5 Sore.

Rute untuk sampai di Wisata ini

Jika anda dari arah Semarang. Anda dapat menggunakan rute Semarang – Salatiga – Solo – Karanganyar. Nah setelah anda sampai ke Karanganyar, ambil jalan arah menuju ke Grojogan Tawangmangu. Karena letak Taman New Balekambang ini berada tidak jauh dari Grojogan Sewu.

Jika anda dari arah Klaten, Solo, Sukoharjo. Dan ingin menggunakan transportasi umum, naiklah bus dan turun di Terminal Tawangmangu. Lalu naik ojek menuju ke Taman New Balekambang. Jika anda memakai transportasi pribadi, maka ambil rute jalan menuju ke Grojogan Sewu. Letak Taman ini berada di daerah sebelum grojogan sewu.

CANDI SUKUH, Candi Kontroversial nan Rindang di Karanganyar

Anda pernah mendengar tentang Candi Sukuh?  Candi ini terletak di lereng barat Gunung Lawu. Lebih tepatnya berada di Dusun Sukuh, Desa Berjo, Kec Ngragoyoso, Kab Karanganyar, Jawa Tengah. Candi Sukuh terletak pada ketinggian 1186 mdpl sehingga membuat udara di sana cukup dingin. Candi ini cukup terkenal di daerah Solo dan sekitarnya.

Jika di tempuh dari Solo, hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam saja. Kalian bisa menggunakan bus jalur Solo – Tawangmangu. Tetapi sebelum anda sampai ke Terminal Tawangmangu, turunlah di Terminal Karangpandan lalu naiklah angkot untuk sampai di Pertigaan Nglorog. Sampai di pertigaan itu, anda bisa naik ojek untuk sampai ke Candi Sukuhnya, karena jalan menanjaknya cukup terjal.

Jika kamu penasaran dengan Candi Sukuh dan berencana mengunjungi nya, pastikan anda tahu 4 hal ini :

Candi Sukuh merupakan candi yang kontroversial

Alasan kenapa candi ini di sebut kontroversial adalah karena arca dan reliefnya yang vulgar. Beberapa relief dan arca nya menggambarkan alat kelamin manusia secara gamblang. Bahkan beberapa ada yang menggambarkan kegunaan dari alat kelamin ini. Oleh karena itu, Candi Sukuh ini juga disebut Candi Mesum yang Kontroversial.

Candi ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit

Candi ini dipercaya sebagai peninggalan Kerajaan Majapahit yang pusatnya ada di Jawa Timur. Candi yang menjadi salah satu simbol Kerajaan Majapahit dengan Patih Gajahmada nya yang tersohor. Candi Sukuh di bangun pada abad ke 15, dan pada saat itu Kerajaan Majapahit sedang mengalami masa kemunduran.

Ada mitos bagi wanita

Tidak cukup dengan relief dan arca nya yang menggambarkan alat kelamin sehingga menjadikan candi ini kontroversial. Namun juga terdapat bangunan candi yang membentuk piramida dengan sebuah terowongan yang sempit di dalamnya. Terowongan sempit ini jalan untuk menuju ke pelataran bagian paling atas candi. Dan terdapat mitos yang beredar bahwa wanita yang melewati terowongan ini dan baju nya robek, maka wanita itu sudah tidak perawan lagi. Tapi benar tidak nya itu sesuai kepercayaan masing masing. Karena itu hanya mitos dan hal  itu belum tentu benar.

Candi ini mirip dengan Chichen Itza yang ada di Meksiko

Di Meksiko terdapat sebuah kuil peninggalan Suku Maya (800SM) . Peninggalan tersebut disebut dengan Chichen Itza. Dan jika diperhatikan secara seksama bentuknya hampir sama dengan Candi Sukuh, namun bedanya Chichen Itza ukurannya lebih besar. Bentuknya sama sama menyerupai seperti Piramida. Namun meskipun begitu, kedua nya merupakan peninggalan dari nenek moyang masing masing.

Sejarah Candi Sukuh

Candi Sukuh ini di perkirakan di bangun pada abad ke 15 dengan berlatar kan agama hindu. Candi Sukuh pun dinilai menyimpang dari ciri sebuah candi menurut kitab pedoman Wastu Widya. Karena seharusnya bentuk dasar sebuah candi yaitu bujur sangkar dengan tempat paling suci berada di tengah. Adanya penyimpangan tersebut dipercayai karena memudarnya pengaruh Hinduisme yang ada di Jawa.

Memudarnya pengaruh Hinduisme tersebut ternyata menghidupkan lagi unsur – unsur budaya  Zaman Megalitikum. Salah satu ciri dari zaman pra sejarah itu ditandai dengan candi yang berbentuk teras berundak. Karena bentuk teras berundak merupakan ciri dari bangunan suci pada zaman pra Hindu. Ciri lainnya yaitu letak bagian paling sucinya yang berada di bagian paling tinggi dan bagian yang paling belakang.

Menurut para ahli, Candi Sukuh dibangun dengan tujuan pengruwatan, yaitu untuk melepaskan dan menangkal kekuatan buruk yang ada di kehidupan seseorang dengan ciri ciri tertentu yang ada pada orang tersebut. Dugaan berdasarkan pada relief garudheya dan sudamala yang menggambarkan pengruwatan, dan arca garuda beserta kura kura yang ada di Candi Sukuh ini.

Saat anda memasuki kawasan Candi Sukuh, anda akan melihat relief lingga dan yoni yang menggambarkan hubungan badan. Namun jangan berfikir aneh aneh dahulu, karena relief tersebut merupakan lambang untuk menyembuhkan dan menghilangkan segala kotoran yang ada di dalam hati.

Lalu di bagian sayap utara gapura pintu masuk Candi Sukuh terdapat sebuah relief raksasa yang sedang menggigit ular. Relief ini sendiri melambangkan tahun pembuatan yaitu tahun 1437 Masehi atau 1359 saka. Tahun tersebut diangap sebagai tahun selesai nya Candi Sukuh dibangun. Dan di bagian sayap selatan terdapat relief yang artinya sama dengan sayap bagian utara. Namun bentuknya beda, yaitu relief raksasa yang sedang menggigit manusia.

Banyak hal lain yang dapat anda temui di Candi Sukuh ini, seperti relief Dewi Kala yang berubah menjadi raksasa dan ingin memangsa Sadewa yang sedang dalam keadaan terikat. Lalu terdapat juga relief bima bersama dengan ganesha dan arjuna yang menggambarkan mereka sedang menempa keris. Ada juga yang sangat controversial yaitu terdapat beberapa patung pria yang sedang memegang alat kelaminnya.

Begitulah hal hal Kontroversial tentang Candi Sukuh. Meskipun begitu di balik diamnya Candi ini menyimpan begitu banyak cerita yang akan membuat anda penasaran untuk mengunjungi nya.

CANDI CETHO Wisata eksotis namun mistis

Candi Cetho adalah satu destinasi wisata yang menarik untuk anda kunjungi jika anda sedang berlibur ke Karanganyar. Candi di lereng Gunung Lawu ini berada di ketinggian yang cukup tinggi. Sehingga menyebabkan suasana nya lembab dan segar khas pegunungan. Objek wisata ini juga menyuguhkan keindahan alam hutan hujan tropis di sekitar candi nya.

Candi Cetho ini sendiri berada di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Tepatnya berada di titik koordinat GPS : 7° 35ʹ 30. 22ʺ S, + 111° 9ʹ 19.87ʺ E. Dan berada di lereng Gunung Lawu dengan ketinggian 1497 mdpl.

Sejarah tentang Candi Cetho

Banyak sekali peninggalan sejarah agama hindu di Indonesia. Contohnya candi sebagai tempat pemujaan umat yang beragama hindu. Dan Candi Cetho merupakan salah satu peninggalan sejarah yang berada di Kota Karanganyar, Jawa Tengah. Berdasarkan penelitian reruntuhan candinya, di perkirakan Candi Cetho berusia tidak jauh dari Candi Sukuh karena lokasi nya yang berdekatan.

Dan berdasarkan penelitian arkeolog dan ilmuwan. Candi Cetho di perkirakan sudah di bangun sejak tahun 1451 – 1470 M. di perkirakan juga pada saat itu Candi Cetho di bangun sebagai  tempat untuk melakukan ritual ruwatan dan tolak bala pada masa kekuasaan Raja Brawijaya V di Kerajaan Majapahit. Ritual tersebut sering di lakukan karena pada saat itu Kerajaan Majapahit banyak terjadi permasalahan kerajaan dan kerusuhan.

Candi Cetho pertama kali di temukan oleh Van de Vlies, aekeolog asal Belanda pada tahun 1842. Pada saat pertama kali di temukan, candi ini hanya terdapat 14 teras atau punden bertingkat yang memanjang dari barat ke timur. Serta sudah tertutupi dengan lumut. Dan pada akhir tahun 1970 an Candi Cetho di perbaharui oleh Sudjono Humardani, yang merupakan asisten pribadi Soeharto.

Sudjono Humardani ini banyak mengubah stuktur asli dari Candi Cetho. Meskipun begitu konsep teras atau punden berundak masih di pertahankan. Beberapa objek yang di perbaharui yaitu bangunan bangunan kayu di tempat pertapaan, gapura di bagian depan komplek, serta patung – patung yang di nisbatkan sebagai Phallus, Sabdapalon, Brawijaya V, Nayagenggong dan juga bangunan kubus yang berada di bagian puncak dari punden bertingkat.

Kemudian Candi Cetho mendapat penambahan lagi dari Bu Iriana, Bupati Karanganyar. Berupa arca Dewi Saraswati yang merupakan sumbangan dari Kabupaten Ganjar yang di tempatkan di  bagian timur kompleks candi.

Dan sekarang Candi Cedho terdiri dari 9 tingkatan berundak. Undakan pertama yaitu gapura masuk dan terdapat 2 arca penjaga yang di sebut dengan Nyai Geman Arum , undakan selanjutnya berupa halaman, undakan ketiga merupakan petilasan Kyai Ageng Krincingwesi, undakan selanjutnya terdapat tatanan batu di permukaan tanah yang meggambarkan kura kura raksasa yang melambangkan penciptaan alam semesta, undakan selanjutnya terdapat arca phallus, Dan undakan terakhir merupakan undakan tertinggi, terdapat bangunan yang berbentuk kubus yang di gunakan untuk tempat ibadah.

Wisata eksotis yang bersanding dengan mistis

Jika anda berlibur di Candi Cetho ini, pasti anda akan merasakan bagaimana perjuangannya untuk sampai ke tempat ini. Karena lokasi nya yang sangat tinggi dan jalan nya yang berkelok kelok sehingga sulit untuk di jangkau. Jadi jika anda berminat untuk berlibur ke Candi Cetho, pastikan bahwa kendaraan pribadi anda dalam keadaan baik dan siap untuk di bawa untuk di gunakan di jalan yang menanjak. Namun di sisi lain, perjalanan menuju ke Candi Cetho sangatlah menarik. Karena sepanjang perjalanan anda akan di suguhkan hamparan perkebunan teh yang sangat eksotis.

Saat anda sudah sampai di Candi Cetho nya. Setelah anda membayar Harga tiket masuk nya, anda di haruskan memakai kain jarik yang mirip dengan bidak catur yang di sediakan pengurus wisata ini yang berada di dekat loket masuk . Karena hal ini sudah menjadi tradisi dari Candi Cetho itu sendiri.

Setelah masuk ke komplek Candi Cetho anda juga akan menemukan sisi eksotis yang bersanding dengan sisi mistis di sekitar candi. Karena sampai saat ini Candi Cetho masih di gunakan untuk acara ritual. Dan jika anda beruntung, pada saat berwisata di sana anda bisa berbarengan dengan ritual keagamaan yang dilakukan oleh para umat beragama hindu dan warga yang masih kejawen.

Banyak hal yang dapat diambil ketika kita berlibur ke Candi Cetho. Seperti pelajaran tentang kebudayaan yang ada dan tentang menghargai berbagai macam agama yang ada di Negara Indonesia serta aliran kepercayaan nya. Karena di harapkan saat pengunjung berwisata ke Candi Cetho  dan berbarengan dengan acara ritual keagamaan. Pengunjung tidak mengganggu acara ritual tersebut.

Sejarah Keraton Surakarta (Solo) beserta dengan silsilah Keraton Surakarta Lengkap

Kalian pasti tidak asing dengan Kota Surakarta atau yang sering di sebut juga dengan Kota Solo ini. Atau kalian malah sudah pernah berkunjung ke Kota Solo ini? Kemana saja kalian berkunjung? Ke Balaikambang kah, ke Benteng Vastenburg kah, atau ke Keraton Surakarta?

Tidak lengkap rasanya jika kalian sudah berkunjung ke sebuah tempat wisata tanpa mengetahui sejarah nya. Nah, di sini saya akan mengulas tentang sejarah Keraton Surakarta beserta Silsilah Lengkapnya.

Keraton Surakarta merupakan salah satu tempat yang sangat bersejarah yang ada di Kota Solo. Keraton ini yang juga sering di sebut dengan Keraton Surakarta Hadiningrat. Hal itu karena dari dulu sampai sekarang Keraton Surakarta merupakan tempat tinggal bagi sunan dan keluarga istana yang masih melestarikan adat istiadat dan budaya kerajaan.

Sejarah Keraton Surakarta

Keraton Surakarta ini merupakan bagian dari sejarah perjanjian giyanti. Perjanjian tersebut adalah perjanjian antara Sunan Pakubuwana III dan Pangeran Magkubumi yang bersengketa di Kasultanan Mataram dan membentuk perjanjian dengan Pemerintah Hindu Belanda atau VOC bahwa Kasultanan Mataram di bagi menjadi dua yaitu Surakarta dan Yogyakarta.

Baca Juga Sejarah Kota Solo

Namun sejak perjanjian tersebut, Keraton Surakarta tidak dianggap sebagai pengganti dari Kasultanan Mataram. Walaupun rajanya masih memiliki darah keturunan Kerajaan Mataram. Keraton Surakartapun menjadi sebuah kerajaan sendiri. Setiap Raja dari Kasunanan Surakarta pun mendapat gelar Sunan. Seperti halnya Raja yang ada di Kasultanan Yogyakarta yang mendapat gelar Sultan.

Perjanjian Salatiga dalam Sejarah Keraton Surakarta

Pada 13 Februari 1755, VOC mengalami kebangkrutan. Lalu pada saat itu VOC membujuk Pangeran Mangkubumi untuk berdamai dengan dan bersatu dengan VOC untuk melawan pemberontak Raden Mas Said. Padahal sebelum itu Pengeran Mangkubumi dan Raden Mas Said bersekutu.

 Pada 17 Maret 1757, terjadilah Perjanjian Salatiga yang menyebabkan Kasunanan Surakarta semakin kecil. Hal itu terjadi karena Raden Mas Said menang dan diakui sebagai pangeran kekuasaannya yang berstatus sebagai Kadipaten dan disebut dengan julukan Praja Mangkunegara.

Lalu Kasunanan Surakarta lebih mengecil lagi dikarenakan Raden Mas Said yang bergelar Adipati Mangkunegara. Menyerahkan daerah mencanegara nya ke Belanda sebagai ganti rugi biaya peperangan setelah peperangan Diponegoro.

Silsilah Keraton Surakarta

  1. Pakubuwana IV

Pakubuwana IV merupakan sosok raja yang sangat membenci penjajahan dan seorang raja yang memiliki cita cita tinggi serta keberanian penuh. Berbeda dengan Pakubuwana III yang patuh dengan VOC.

Pada 1790, terjadilah pengepungan Keraton Surakarta yang dilakukan oleh para pejabat Negara, VOC, Hamengkubuwana I dan Magkubuwana I. Pengepungan itu disebut Peristiwa Pakepung. Alasan pengepungan ini karena Pakubuwana IV mengusir para pejabat Negara yang tidak sejalan dan sepaham dengannya.

Setelah pengepungan tersebut, Pakubuwana IV mengaku kalah dan ia setuju untuk dibuang oleh VOC. Dan setelah itu terdapat perundingan yang memutuskan bahwa Kasunanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta dan Praja Mangkunegara memiliki kedudukan yang sama sehingga tidak boleh saling menyerang satu dengan yang lainnya.

  1. Pakubuwana V

Pakubuwana V merupakan pengganti dari Pakubuwana IV. Pakubuwana V mendapat julukan Sunan Ngabehi karena kekayaan nya, tidak hanya kekayaan harta yang dia miliki, namun kekayaan kesaktian juga.

  1. Pakubuwana VI

Pakubuwana VI ini merupakan salah satu pendukung dari Pangeran Diponegoro. Dan memberontak pada VOC serta pada Kasultanan Yogyakarta.

  1. Pakubuwana VII

Pada saat pemerintahan Pakubuwana VII, Peperangan Diponegoro telah usai. Menyebabkan Keraton Surakarta dalam keadaan damai. Dan pada keadaan damai itu lah tumbuh dan berkembangnya sastra secara besar besaran. Masa pemerintahan Pakubuwana VII ini di sebut dengan masa kejayaan sastra di Kasunanan Surakarta.

  1. Pakubuwana VIII dan IX

Pakubuwana VIII hanya menjabat selama 3 tahun sampai akhir hayatnya. Selanjutnya Pakubuwana VIII di gantikan putra dari Pakubuwana VI yang bergelar Sri Susuhan Pakubuwana IX.

  1. Pakubuwana X

Pada masa pemerintahan Pakubuwana, suasana politik di Keraton Surakarta sangatlah stabil, dan pada masa ini disebut masa kejayaan pemerintahan Pakubuwana X. Pada masa ini terjadi sebuah transisi, yaitu dari Kerajaan era tradisional menuju ke era modern.

Ia juga banyak membangun infrastruktur untuk Kota Surakarta seperti Stasiun Solo Jebres, Satwa Taru Jurug (Kebun Binatang Jurug),  Jembatan Jurug, bangunan Pasar Gedhe dan masih banyak yang lainnya. Namun pada 1 Februari 1939 Pakubuwana X wafat, ia di juluki oleh rakyatnya sebagai Sunan Panutup atau disebut sebagai raja besar Surakarta yang terakhir.

  1. Pakubuwana XI

Masa pemerintahan Pakubuwana XI merupakan masa yang sulit karena pada saat itu bertepatan dengan perang dunia kedua. Dan pada tahun 1942, terjadi pergantian penjajahan dari Belanda kepada Jepang.

  1. Pakubuwana XII

Masa pemerintahan Pakubuwana XII bersamaan dengan momen lahirnya NKRI. Lalu pada 1945 – 1946 Kasunanan Surakarta dan Praja Mangkunegara bahkan menjadi Daerah Istimewa pada saat kemerdekaan.

Pasar Klewer Solo – Sejarah dan Perjalanan Panjangnya hingga Kini

Pasar Klewer Surakarta terletak di Jln. Radjiman, tepatnya di sebelah alun alun utara Solo. Pasar ini merupakan bangunan yang sudah di bangun sejak tahun 1942 dan yang meresmikan nya adalah Pesiden Soeharto. Pasar yang merupakan pasar pusat pembelian kain, pusat batik nusantara, dari berbagai penjuru kota di seluruh Indonesia juga menjadi salah satu ikon Kota Solo. Pasar Klewer ini sendiri juga mendapat predikat pasar produksi tekstil terbesar di Asia Tenggara.

Sejarah Pasar Klewer

Sebutan nama Pasar Klewer itu sendiri melalui proses yang sangat panjang. Bermula dari jaman pendudukan Jepang di Indonesia. Daerah sekitar Pasar Klewer dahulunya adalah tempat pemberhentian kereta api yang digunakan oleh penduduk lokal untuk berdagang sehingga menjadi layaknya pasar. Dan terkenal sebagai Pasar Slompretan.

Kenapa bisa di sebut Slompretan? Itu di ambil dari bahasa jawa “slompret” yang artinya terompet. Karena tempat itu dekat dengan perberhentian kereta api. Dan kereta yang akan berangkat, membunyikan klakson mirip terompet. Jadi penduduk lokal menyebutnya Pasar Slompretan.

Pasar Slompretan tersebut dulunya tempat jual beli kain kain batik tanpa kios. Jadi orang orang yang berjualan membawanya dengan cara menaruh kain kain itu di atas pundak sehingga nampak “Kleweran” .  Kata kleweran dari bahasa jawa yang artinya menjuntai tidak beraturan. Karena itu lah sebutan Pasar Slompretan berubah menjadi Pasar Klewer yang terkenal hingga saat ini.

Tentang Pasar Kle wer

Pasar Klewer ini terdapat berbagai macam kain dan pakaian mulai dari pakaian anak, dewasa, orangtua, seragam sekolah, pakaian resmi, blouse, baju tidur, pakaian santai, dan lebih banyak lagi. Yang paling menarik dari Pasar Klewer ini adalah adanya berbagai jenis batik. tidak hanya Batik Solo, tetapi berbagai macam batik dari seluruh kota yang ada di Indonesia. Seperti Pekalongan, Yogya, Banyumas dan lainnya.

Pasar ini terdiri dari 2 lantai yang membuat para pengunjung dapat lebih nyaman untuk berbelanja dan memilih kain maupun baju. Dan dapat berjalan jalan menyusuri setiap sudut lorong pasar. Dan jika kita menuju ke lantai 2 kita akan menjumpai beberapa penjahit yang siap mengubah kain milik anda menjadi baju siap pakai. Menyenangkan bukan. Kita tidak perlu repot repot mencari penjahit untuk menjahitkan kain kita.

Bagi para pengunjung dan pembeli dapat berbelanja sepuasnya. Memilih kain maupun baju sesuka hati dengan harga eceran maupun eceran. Kita dapat juga menawar barang barang yang akan kita beli. Dan bagi anda yang pintar dalam menawar anda akan mendapatkan harga rendah bahkan bisa sampai setengah harga. Jadi anda bisa menghemat uang anda.

Banyak juga pembeli yang jauh jauh dari luar kota hanya untuk membeli kain maupun baju di sini. Biasanya mereka membeli dalam jumlah besar sehingga mereka bisa mendapatkan harga yang rendah. Dan dapat di jual kembali di kota mereka masing masing.

Pasar Klewer saat ini

Pasar Klewer saat ini memiliki wajah baru setelah pernah terbakar hebat pada tahun 2014. Kebakaran itu menyebabkan Pasar Klewer rusak parah. Selama 1,5 tahun sesudah kejadian itu Pasar Klewer kembali di bangun. Dan selama pembangunan tersebut para pedagang Pasar Klewer harus berdagang di pasar darurat yang di bangun oleh Pemkot Solo di Alun-alun utara Kota Solo.

Peresmian Pasar Klewer yang baru dilakukan pada 21 April 2017 bertepatan dengan hari Kartini. Dan peresmian itu dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Dan juga di hadiri oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri BUMN Rini Soemarmo dan Walikota Solo Hadi Rudyatmo.

 Pembangunan wajah baru Pasar Klewer itu menghabiskan dana sekitar Rp 200 Miliar. Dana tersebut berasal dari bantuan dana APBN, APBD Kota Solo dan bantuan dari Gubernur Jawa Tengah. Sekarang ini Pasar Klewer  memiliki 1.713 kios dan pelataran yang mampu menampung lebih dari seribu pedagang.

Pasar Klewer saat ini memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Sekarang terdapat lift dan eskalator yang memudahkan para pengunjung dan pedagang untuk melakukan transaksi di pasar tersebut. Namun bersamaan dengan fasilitas yang lebih lengkap tersebut, luas kios di Pasar Klewer dengan wajah baru ini mengalami penyempitan. Yang semula 3 x 5 meter persegi, sekarang menjadi 2,60 x 4,50 meter persegi. Di tambah lagi dengan adanya pilar penyangga bangunan sehingga luas kios menjadi lebih kecil lagi.

Namun dengan begitu, diharapkan pasar yang termasuk tradisional ini mampu bersaing dengan pasar-pasar modern dan membuat para pengunjung terus merasa nyaman berbelanja di dalamnya.

6 Tempat Wisata Tawangmangu Karanganyar Paling Hits

Tawangmangu adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kecamatan ini memiliki banyak tempat wisata yang menjadi incaran para wisatawan. Letaknya yang berada di lereng gunung lawu, menjadikan kondisi alamnya masih segar dan alami, serta menyuguhkan keindahan alam yang masih asri.

Tawangmangu sering disebut sebagai puncak. Seperti orang Jakarta menyebut Bogor

tawangmangu
tawangmangu

Tawangmangu terkenal akan hasil sayur-sayuran yang menjadi komoditas utama masyarakat disana. Tawangmangu juga merupakan destinasi yang cocok bagi kalian yang ingin melepaskan penat dari kesibukan sehari-hari bersama keluarga maupun orang tercinta. Sehingga obyek wisata ini sangat menarik untuk di kunjungi.

Berikut ini beberapa tempat yang menarik untuk anda kunjungi saat berlibur 

Wisata Tawangmangu

Air Terjun Grojogan Sewu

Objek wisata ini sangat popular di Tawangmangu, karna air terjun grojogan sewu seperti ikon dari Tawangmangu itu sendiri. Air terjun ini memiliki ketinggian 81 meter.  Dan yang paling menarik dari wisata ini adalah akses untuk mencapai air terjun ini, karena kita harus turun menapaki sekitar 1250 anak tangga.

Grojogan sewu tak hanya menyuguhkan keindahan air terjun, namun juga terdapat arena bermain air, flying fox, serta dapat berinteraksi langsung dengan kera-kera yang hidup bebas berkeliaran di sekitar air terjun. Dan bagi kalian pecinta kuliner, sate kelinci  adalah makanan yang wajib kamu coba sambil menikmati keindahan air terjun grojogan sewu.

Wisata Bukit Sekipan Tawangmangu

Destinasi wisata ini mulai di resmikan pada Juli 2015 oleh pemerintah setempat. Harga tiket masuk untuk wisata ini tergolong sangat murah, dan meskipun begitu di sini terdapat fasilitas yang lengkap. Diantara nya terdapat Waterbom, Rumah Halloween, Taman, serta Arena Outbound.

Wisata ini biasa nya di gunakan sebagai tempat untuk melakukan berbagai kegiatan pelajar, organisasi mahasiswa maupun instansi pemerintahan. Kegiatan yang dilakukan seperti camping bersama, outbound atau hanya sekedar rekreasi.

Bahkan bukit sekipan di gunakan untuk pelatihan TNI. Di Sekipan ini tersedia juga villa untuk di sewa kan kepada para pengunjung yang ingin menginap. Objek ini  buka selama 24 jam jadi kamu bisa datang kapan saja.

Jawa Dwipa Resort

A post shared by Sara Dewi (@sara_dewie) on

Jawa dwipa merupakan resort untuk penginapan di Tawangmangu. Letaknya pun strategis karna berada di Jl. Lawu, Jalan utama Tawangmangu. Yang paling menarik dari resort ini yaitu bangunan nya yang terbuat dari bata merah. Sehingga sangat lah unik. Apalagi di sekitar kolam renang nya.

Terdapat bangunan menyerupai candi, sehingga tempat ini sangat instagramable banget. Tidak hanya untuk resort, Jawa Dwipa juga terbuka untuk orang yang ingin berenang saja. Harga tiket masuk nya yaitu 25000. Mahal memang, tetapi sebanding dengan tempat nya yang sangat bagus dan menyenangkan.

Balekambang Tawangmangu

Objek wisata ini termasuk destinasi wisata baru di Tawangmangu yang memiliki daya tarik berupa miniature keajaiban dunia, seperti menara Eiffel di Perancis, patung sphinx di Mesir, colosseum di Italy, tembok raksasa di Cina dan banyak lagi ada di sini. Objek wisata ini sangat cocok bagi kamu yang sangat suka hunting foto, karena  banyak spot foto yang bagus dan keren. Serta salah satu destinasi untuk berkreasi bersama keluarga tercinta. Terlebih lagi bagi kalian ingin bermain dengan anak anak, di sini banyak sekali wahana bermain.

Air Terjun Pringgondani

Air Terjun ini tidak se populer air terjun grojogan sewu, namun sayang untuk di lewatkan. Air terjun pringgondani terdapat di Desa Blumbang,  4 km dari terminal bus Tawangmangu.  Air terjun ini memiliki ketinggian lebih dari 100 m dengan 2 tingkat air terjun, bahkan air terjun ini mengalahkan air terjun grojogan sewu.

Sebenarnya Pringgodani merupakan nama tempat persembahyangan sejarah atau religi bagi penganut aliran kepercayaan.

Menurut penduduk setempat obyek wisata ini merupakan tempat sakral, karena air terjun pringgondani adalah petilasan eyang cokronegoro, yang terdapat sendang pengantin dan terdiri dari 7 kucuran dari lereng bukit, sendang ini berada di atas air terjun. Di banding dengan air terjunnya sendang ini lebih banyak dikunjungi untuk ritual daripada air terjunnya yang hanya dinikmati dari kejauhan karena lokasinya yang sulit dijangkau.

Jarak yang ditempuh untuk sampai air terjun tersebut +  1km dari jalan raya dengan berjalan kaki melewati jalan naik turun di pinggir tebing curam. Namun sayang, Sampai dengan sekarang pengelolaan air terjun pringgondani belum dikelola dengan maksimal, yang dikarenakan medan yang berat serta jarak yang jauh dari jalan raya.

Agrowisata Amanah

Agrowisata Amanah terletak di Jl. Raya Tawangmangu KM 34,3. Pada obyek wisata ini anda bisa melakukan berbagai  aktifitas yang menyenangkan. Dan jika anda berlibur dengan anak anda, anda dapat bewisata  dengan nuansa edukasi seperti berkebun, berternak, bertani .

Dan aktifitas yang paling di sukai di sini adalah outbond, family gathering serta gathering perusahaan. Karena di obyek wisata ini di sediakan para trainer yang membantu anda menyediakan beragam jenis permainan yang memerlukan kerjasama team, kekompakan, kepemimpinan dan banyak lagi .


Selain enam diatas masih banyak objek wisata lain, diantaranya

  1. Jalan Tembus Cemoro Kandang
  2. Air Terjun Jumog
  3. Candi Sukuh
  4. Candi Cetho
  5. Tahura
  6. Kebun Teh Kemuning, dan lain lain